|
Bodi bongsor tak harus identik dengan lamban hingga kehilangan kelincahan. Tampilan sedan saloon di Honda New Accord ternyata bisa menipu. Performa mesin dan suspensi justru mencerminkan sebuah sedan sport. Sederet teknologi di bagian mesin, transmisi (otomatis) dan suspensi, jadi alasan julukan sedan saloon rasa sporty. RANGKA MELAYANG Teknologi i-VTEC (Intelligent Variable valve Timing and lift Electronic Control) merupakan hasil pengembangan VTEC terdahulu. Sistem ini mampu mengatur mekanisme bukaan katup secara variabel sesuai putaran mesin. Hasilnya, tenaga meningkat tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar. Getaran mesin 4 silinder segaris yang berkapasitas 2.400 cc hampir tak terasa. Sepintas, mirip dengan mesin konfigurasi V6 yang minim getaran hingga ke lingkar kemudi. Begitupun dengan letupan tenaga 160 dk-nya. Halus namun menyimpan tenaga besar. Dukungan transmisi otomatis tak setengah-setengah. Meski belum dilengkapi dengan teknologi steptronik, sistem grade logic control mampu mengimbangi kemauan pengemudi. Sebuah sirkuit elektronik akan memproses unjuk kerja transmisi disesuaikan dengan kondisi jalan. Contohnya, mengurangi penggantian gigi saat menanjak, meningkatkan engine braking saat menurun, dan meningkatkan akselerasi saat pedal gas dibejek. Gejala tenaga loyo langsung sirna seketika saat diajak mendaki jalan cukup terjal. Sebaliknya, pedal rem tak perlu sering difungsikan ketika mobil jalan menurun.
|